Ya Salah Skripsi Semuanya part. II

Tuesday, January 31, 2012

Hellow yellow everybodeh!!


*BAM* Baru juga ngepost beberapa lama yang lalu ttg 2012, pun...hari ini udah tanggal 31 januari. Jadi sebelom kepalang basi, dengan terpaksa hari ini juga harus dikuras diulas segala yang terjadi bulan ini.


Kenapa harus ada "Ya Salah Skripsi Semuanya part. II"? Ya simply karena berjuta kejadian yang layak, harus,  dan tidak dianggap tabu, menjadi tidak dapat diperbincangkan di sini. *kebanyakan nonton silet*
Langsong!


1. 16 January is my bday.
2. 23 january is chinese new year 
3. 27 january is hari paling shit yang telah menghancurkan kehidupan gw selama beberapa bulan ke belakang. Tapi untungnya itulah hari kebebasan gw dari penjara perkuliahaaan...YEAY!!


I think bday section akan gw post di post selanjutnya aja yaah.


Chinese New Year. Hmmm. Bener-bener lack of interest. Ga ada yang menarik untuk diulas. (YEEE! niat bikin blog ga sih???!?!?)


Nah. Yang nomer 3. Untuk membaca cerita ini readers mungkin perlu sedikit menaikkan sedikit kadar lebay.
So, 27 januari adalah hari penentuan kelulusan gw sebagai sarjana. Alias sidang.
2 hari sebelum sidang: moncor-moncor, masuk angin, bingung harus belajar apa dan bagaimana.
1 hari sebelum sidang: sama.
Hari sidang: itu hari super shit yang bikin kepala mau meledak-ledak. Jem 1 siang dalam keadaan ga napsu makan tapi laper, masuklah ke ruang sidang.
Dan. Mulailah 2 jam paling bangke dalam hidup gue ini selama 22 tahun. Sukses dibuat merasa orang paling bodoh bin tolol sedunia. Yaaaa ga tolol-tolol amat. Tapi lumayan goblok. Gitu deh. Namanya juga anak akun hati musik.
Jadi yang fatal di ruangan itu adalah, gw lupa rumus yang gw pake di skripsi. Alhasil gw menebak-nebak, salah, dan.....yah gitulah. Successful failure. Tapi untung yang lain bisa jawab. Seriously, setelah 2 jam itu berlalu, kayanya rasa seneng aja ketahan-tahan gara-gara masih antara sebel, ga percaya, siyok, masi ga terima kenapa gw lupa ngapalin rumus,..


Analogi nunggu sidang itu kaya kaya mau melahirkan anak hasil diperkosa roh halus. (?!?!) Prosesnya kehamilan terasa begitu menyiksa, setengah hati, penuh keluhan, mencaci maki diri sendiri (dan orang lain), merasa diri harus belajar sangat banyak in no time, stress, butuh dukungan doa extra. 
But waktu harinya tiba, rasanya: lega, bahagia, terharu, tidak percaya, semua orang berbahagia dan mengucapkan selamat.
(Kaya gue pernah aja?!)
Yah, kira-kira gitu deh. Bedanya kalo hamil itu 9 bulan, klo bikin skripsi itu akumulasi kemuakan selama 3,5 tahun.


But anyway, kelulusan ini sih bener-bener kebahagiaan yang priceless dan ditunggu-tunggu. KYAAAA~~~~~ Biar dikata harus cari kerja, yang penting ngga usah kuliah. Sekarang waktunya mengetahui apakah perkataan orang yang bilang "Kerja sucks, enakan sekolah" itu bener apa ngga. Gw mau tau ada ngga yang lebih memuakkan daripada sekolah. Hmm. *curious*.
At last, you can call me now Maureen Marvin, S.E.
DAAAAAAAAAAAAAAAAAAAGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH =D


With Curhosers =) 

You Might Also Like

0 comments

What's in your mind?

Instagram